By :

Yeltra Armi

Pertanyaan besar terhadap keikutsertaan dalam berorganisasi

Jika nanya ke orang awam katakanlah yang tidak berpendidikan, tau ga Bapak/Ibu apa yang dimaksud dengan organisasi???

Jawaban tulus dan polosnya adalah “bersama-sama, berkumpul, berkelompok, dan bla.. bla….

Nah, klo kita orang berpendidikan, berpengetahuan dan berpengalaman tentunya tau apa artinya “Organisasi” dan jika belom tau dan tidak tau pasti bakalan cari tau kan yaa 👍👍

Yukkk, kita bahas detail, because if you not finding out, you never know, if you Not Learned, you not to understand, and if you not do it, you will not get many experiance 👌👌👌

Organisasi adalah entitas sosial (tidak harus komersial) yang menyatukan beberapa orang ke dalam suatu kelompok terstruktur yang mengelola sarana bersama untuk memenuhi beberapa kebutuhan, atau untuk mengejar tujuan kolektif

Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.

Pada umumnya organisasi akan memanfaatkan berbagai sumber daya tertentu dalam rangka untuk mencapai tujuan, seperti; uang, mesin, metode/ cara, lingkungan, sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya, yang dilakukan secara sistematis, rasional, dan terkendali.

Pengertian organisasi dalam dunia bisnis yaitu sekelompok orang atau grup yang berkolaborasi bersama-sama demi mencapai tujuan komersil. Layaknya organisasi non-profit, dalam dunia binis istilah ini juga memiliki struktur.

Secara umum, beberapa tujuan organisasi adalah sebagai berikut ini:

• Sebagai wadah untuk bersama-sama mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.
• Meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan sumberdaya yang dimiliki.
• Sebagai wadah bagi individu-individu yang ingin memiliki jabatan, penghargaan, dan pembagian kerja.
• Sebagai wadah untuk mencari keuntungan secara bersama-sama.
• Organisasi berperan dalam pengelolaan lingkungan secara bersama-sama.
• Organisasi dapat membantun individu-individu untuk menambah pergaulan dan memanfaatkan waktu luang dengan baik
• Sebagai wadah untuk memiliki kekuasaan dan pengawasan.

Tujuan organisasi secara umum dibagi menjadi tiga, diantarnya:

1. Tujuan Organisasi Jangka Pendek

Ini merupakan tujuan organisasi yang harsu tercapai dalam waktu cepat dan berkala, biasanya dalam enam bulan hingga satu tahun. Tujuan organisasi jangka pendek ini nantinya menjadi acuan untuk mencapai tujuan jangka menengah dan jangka panjang.

Periode waktu tujuan janka pendek ini disesuaikan dengan periode keuangan sebuah organisasi, biasanya per enam bulan atau per tahun. Biasanya disebut dengan tujuan operasional.

Contoh: Peningkatan omset sebesar 30% dalam waktu enam bulan.

2. Tujuan Organisasi Jangka Menengah

Ini merupakan tujuan organisasi yang harus tercapai dalam waktu menengah atau lebih lama dari tujuang jangka pendek. Periode waktu pencapaian jangka menengah ini adalah satu tahun hingga tiga tahun.

Tujuan organisasi jangka menengah ini merupakan rangkaian pencapaian tujuan organisasi jangka pendek. Biasa disebut dengan tujuan taktis.

Contoh: Peningkatan pangsa pasar sebesar 20% dalam waktu satu tahun.

3. Tujuan Organisasi Jangka Panjang

Ini adalah tujuan atau hasil akhir yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi yang dapat terealisasi setelah melakukan misi organisasi.

Periode waktunya adalah 3 tahun hingga 5 tahun. Tujuan jangka panjang ini dapat diraih bila berhasil mencapai tujuan jangka menengah. Biasanya disebut dengan tujuan strategis.

Contoh: Menjadi market leader di bisnis waralaba makanan dalam waktu 5 tahun.


Ciri-Ciri Organisasi

Berdasarkan pada pengertian organisasi dan tujuannya, maka kita dapat mengetahui ciri-ciri organisasi tersebut. Beberapa ciri organisasi diantaranya adalah:

1. Terdiri Dari Sekelompok Orang

Sebuah organisasi pasti memiliki anggota yang terdiri dari dua orang atau lebih.

2. Memiliki Tujuan

Alasan mengapa beberapa orang bekerjasama membentuk organisasi adalah karena memiliki tujuan bersama yang ingin diwujudkan. Dengan adanya tujuan tersebut, para anggota organisasi akan saling bahu membahu dalam melakukan usaha untuk mencapai tujuan.

3. Saling Bekerjasama

Untuk mencapai tujuan organisasi maka para anggotanya harus saling bekerjasama. Tanpa adanya kerjasama antar anggota organisasi maka tujuan tidak dapat tercapai secara efektif dan efisien.

4. Adanya Peraturan

Setiap organisasi pasti memiliki peraturan masing-masing. Peraturan ini bertujuan untuk mengatur dan membatasi sumberdaya yang dimiliki agar saling bersinergi dalam proses pencapaian tujuan dan menciptakan manajemen yang baik dalam organisas.

5. Pembagian Tugas dan Tanggungjawab

Dengan adanya peraturan tentu harus disertai dengan pembagian tugas dan tanggungjawab yang jelas pada setiap anggota organisasi. Pembagian tugas tersebut bisa dilakukan dengan pembentukan beberapa divisi yang bertanggungjawab pada beberapa tugas dan tanggungjawab.


Unsur-Unsur Organisasi

Agar sebuah organisasi berjalan dengan baik, maka harus terdapat beberapa unsur penting di dalamnya. Berikut ini adalah unsur-unsur organisasi secara umum:

1. Personil (Man)

Ini adalah unsur terpenting di dalam sebuah organisasi dimana masing-masing personil memiliki tingkatan dan fungsi tersendiri.

2. Kerjasama (Team Work)

Organisasi hanya bisa mencapai tujuan bersama bila para anggotanya melakukan tugas dan tanggungjawab secara bersama-sama.

3. Tujuan Bersama

Ini adalah sasaran yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi, baik dari sisi prosedur, program, pola, hingga hasil akhir dari pekerjaan organisasi tersebut.

4. Peralatan (Equipment)

Untuk mencapai tujuan diperlukan sarana dan prasarana berupa kelengkapan sebuah organisasi, seperti; kantor/ gedung, material, uang, sumber daya manusia, dan lainnya.

5. Lingkungan (Environment)

Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh pada sebuah organisasi. Misalnya sosial budaya, kebijakan, anggaran, peraturan, dan kondisi ekonomi.

6. Sumber Daya Alam

Selain lingkungan, sumber daya alam juga merupakan unsur penting yang harus terpenuhi agar organisasi berjalan dengan baik. Beberapa contohnya adalah; air, keadaan iklim, kondisi tanah, cuaca, flora dan fauna.

Bentuk-Bentuk Organisasi

Untuk lebih memahami pengertian organisasi, kita juga perlu melihat bentuk-bentuk organisasi yang ada di masyarakat. Beberapa bentuk organisasi tersebut diantaranya adalah:

1. Organisasi Politik

Ini merupakan organisasi yang bergerak di bidang politik dengan tujuan yang berhubungan dengan politik sebuah daerah atau negara. Salah satu contohnya adalah partai politik di Indonesia.

2. Organisasi Sosial

Ini adalah organisasi yang fokus mengurus soal kemanusiaan, misalnya kesehatan, bencana alam, ekonomi sosial, dan lain-lain. Contoh organisasi sosial adalah TIM SAR.

3. Organisasi Olah Raga

Organisasi ini adalah perserikatan cabang olah raga, baik secara umum maupun spesifik di bidang olah raga tertentu. Salah satu contohnya adalah PSSI.

4. Organisasi Agama

Ini adalah organisasi yang fokus mengurus hal yang berhubungan dengan agama. Tugas utamanya adalah untuk menyebarkan kebaikan, keharmonisan, dan penyeimbang norma sosial di dalam masyarakat bernegara. Salah satu contoh organisasi agama adalah NU (Nahdlatul Ulama).

5. Organisasi Pemuda

Organisasi ini merupakan perkumpulan para pemuda untuk menciptakan pergerakan suatu daerah atau negara. Salah satu contohnya adalah pergerakan yang dilakukan Budi Utomo dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

6. Organisasi Mahasiswa

Mirip dengan organisasi pemuda, namun sifatnya lebih ilmiah. Salah satu contohnya adalah BEM.


Manfaat Organisasi

Ada beberapa manfaat organisasi yang bisa dirasakan oleh para anggotanya, diantaranya adalah

1. Memudahkan tercapainya tujuan bersama
2. Melatih mental seseorang agar lebih baik
3. Memudahkan pemecahan masalah
4. Melatih kepemimpinan seseorang
5. Pergaulan menjadi lebih luas
6. Menambah wawasan para anggota organisasi
7. Membentuk karakter seseorang
8. Ajang pembelajaran bagi para anggota

Struktur Organisasi

Organisasi formal di masyarakat biasanya terdiri dari Ketua/ pimpinan, bendahara, sekretaris, dan anggota. Bila organisasi tersebut lebih besar, maka akan ada wakit pada setiap presidium, misalnya wakil ketua, wakil bendahara, dan seterusnya.

Selanjutnya, struktur organisasi pada tiap-tiap perusahaan pasti berbeda satu dengan yang lainnya. Namun, secara umum struktur organisasi di perusahaan terdiri dari beberapa tugas sesuai dengan fungsi-fungsi manajerial; seperti direktur komisaris, direktur, manajer, supervisor, konsultan, anggota, dan lainnya.

Nah, begitu Gaesss….

Jangan nanya lagi ya, ntar klo saya masuk di organisasi itu saya dapat APA???
Yang pasti dapat ilmu, dapat teman, dapat jaringan, dan dapat silaturrahmi nyaa 👌👌

Salam hangat untuk kita

Pejuang pengusaha, pengusaha pejuang